RSS

Arsip Kategori: Hisab

Kasus Pembunuhan

Yang pertama diadili antara manusia pada hari kiamat ialah kasus pembunuhan.
(HR. Muslim)

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 23, 2012 in Hadits, Hisab, Religi

 

Hanya Rahmat Alloh yang Bisa Menyelamatkan

Amal seseorang tidak dapat menyelamatkannya. Seorang sahabat lantas bertanya tentang sabda tersebut, “Termasuk engkau juga, ya Rasulullah?” Rasulullah lalu menjawab, “Ya, aku juga, kecuali dikarunia Allah dengan rahmat-Nya. Walaupun demikian kamu harus berbuat yang benar (baik).”
(HR. Bukhari dan Muslim)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 23, 2012 in Hadits, Hisab, Religi

 

Lima Perkara yang Ditanyakan

Seorang anak Adam sebelum menggerakkan kakinya pada hari kiamat akan ditanya tentang lima perkara: (1) Tentang umurnya, untuk apa dihabiskannya; (2) Tentang masa mudanya, apa yang telah dilakukannya; (3) Tentang hartanya, dari sumber mana dia peroleh dan (4) dalam hal apa dia membelanjakannya; (5) dan tentang ilmunya, mana yang dia amalkan.
(HR. Ahmad)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 23, 2012 in Hadits, Hisab, Religi

 

Jika Tersisa Amal Baik

Didatangkan kebaikan-kebaikan (pahala) dan kejahatan-kejahatan (dosa) seorang hamba, lalu saling mengikis dan bila masih tersisa kebaikan (pahala) itu Allah akan melapangkannya untuk masuk surga.
(HR. Bukhari)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 23, 2012 in Hadits, Hisab, Religi

 

Orang Ahli Dibangkitkan

Orang-orang ahli (Laailaaha illallah) tidak akan mengalami kesepian tatkala wafat, saat di kuburan dan ketika dibangkitkan. Seolah-olah aku melihat mereka ketika dibangkitkan (pada tiupan sangkakala yang kedua). Mereka sedang menyingkirkan tanah (pasir) dari kepala mereka seraya berkata, “Alhamdulillah, yang telah menghilangkan duka-cita dari kami.”
(HR. Abu Ya’la)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 23, 2012 in Hadits, Hisab, Religi

 

Amalan yang Pertama Dihisab

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Rasulullah SAW, beliau bersabda : “Sesuatu yang pertama kali diperhitungkan pada hamba adalah shalatnya, jika ia menyempurnakannya. Jika tidak (sempurna) maka Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman : “Lihatlah apakah hambaKu mempunyai (shalat) sunat ?”. Jika kedapatan padanya (shalat) sunat, maka Allah berfirman : “Sempurnakanlah fardhu itu dengannya”.
(HR. Ibnu Majah).

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 23, 2012 in Hadits, Hisab, Religi